Banda Aceh – Lembaga Pemerhati Aceh mempertanyakan kinerja Pj Gubernur Aceh karena belum melantik hasil seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh yang sudah lama selesai.
Menurut ketua Lembaga Pemerhati Aceh, Iwan, hasil seleksi terbuka JPT Pratama Aceh sudah diumumkan oleh Panitia Seleksi pada tanggal 5 November 2023, tapi hingga kini hasil tersebut belum dilantik oleh Pj Gubernur Aceh.
“Sudah lebih satu bulan penguman tiga besar hasil seleksi JPT Pejabat Esselon II tapi tidak kunjung di lantik, masyarakat mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi sama Pemerintah Aceh sekarang.
Biasanya setelah pengumuman 3 besar selang 1 minggu atau 2 minngu sudah ada pelantikan hasil seleksi JPT,” ujar Iwan.
Ia menambahkan bahwa masyarakat telah mengetahui nama-nama yang sudah lulus 3 besar dan memenuhi syarat tersebut berdasarkan Berita Acara Nomor: BA/PANSEL/04/XI/2023 tanggal 3 November 2023 tentang Hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh, sebagai berikut:
Calon Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Reza Saputra, S.STP., Saumi Elfiza, SE., M.Si, Yusriati, SE., M.Si., Ak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Dasrita Bakri, S.Si., M.P.A., Feriyana, SH, M.Hum, Meutia Juliana, S.STP., M.Si.
Kepala Dinas Pangan Aceh,Azanuddin Kurnia, SP, MP, Kariamansyah, S.Hut, MP, Drs. Surya Rayendra
Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Aceh, Diaz Furqan, ST, MT, M. Nasir, S.IP., MPA, Safrizal AR, .S.Sos, MM.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Ichwanul Fitri, Nst. S.Ag, M.Kes, H. Mulyadi Nurdin, LC, MH, Dr. Munawar, MA
Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh, Auliya Husni Putra, S.STP., M.Si, Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si, Dr. Munawar, MA
Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem, S. Ag, M. Pd, Taufik, ST., M.Si,n T. Hendra Faisal, S.E., M.Si.
Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Aceh,Bob Mizwar, S.STP., M.Si
Mountie Syurga, ST., MM., Zaini, S.Sos., M.M.
Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh.,Amrina Habibi, SH, MH,Feriyana, SH, M.Hum.
Muhammad Junaidi, SH, MH
Wakil Direktur Penunjang Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, dr. Ira Maya, M.Kes, Dr. Muhazar H, SKM.,M.Kes
Yusrizal, SKM., M.Kes
“Ini bisa mempengaruhi hasil kinerja tim Pj Gubernur Aceh, pengumumannya hampir memasuki bulan kedua, akan tetapi belum dilantik sampai saat ini,” ujar Iwan.
Iwan menambahkan bahwa ada informasi surat izin dari BKN belum ada kejelasan, ini patut dipertanyakan kinerja tim Pemerintah Aceh, dalam hal ini kepala Badan Kepegawaian Aceh, Abdul Qahar.
Menururutnya bukan pejabat esselon II saja yang masih kosong tapi masih banyak posisi pejabat esselom III dan IV yang sudah lama di biarkan kosong.
“Kita meminta kepada PJ Gubernur Aceh harus segera mengambil sikap jangan membiarkan kekosongan yang begitu lama, ini akan berpengaruh kepada kinerja pemerintah Aceh kedepan,” tambah Iwan.
Ia menambahkan ke depan akan melaksanakan program untuk tahun 2024, bahkan ini lagi melakukan pembahasan APBA tahun 2024, dikhawatirkan para pejabat ini kerjanya lambat, mengigat atau berfikir dia habis pembahasan akan diganti posisinya.
“Kita mengharapkan PJ Gubernur Aceh tidak perlu ragu-ragu dalam mengambil keputusan kalau emang tidak bisa mengikuti arahan atau petunjuk, sebaiknya diamputasi saja para pejabat SKPA atau pejabat yang terlibat dalam Pemerintah Aceh,” ungkap Iwan.
