KPA Luar Negeri Akan Membawa Pemerintah Indonesia Kembali ke Meja Perundingan
Jakarta, SIPNEWS.ID – Milad GAM sempat diwarnai pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh Utara
Aceh utara saiful mda ,-Milad GAM 4 desembar di Aceh Utara sempat di gelar upacara pengibaran bendera Bulan Bintang di makam Sultan Malikussaleh Samudera Geudong ,selain pengibaran bendera Bulan Bintang para mantan Kombatan GAM juga menggelar doa bersama di kantor Partai Aceh , Aparat Keamanan mengamankan jalannya doa bersama tersebut
Para mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka sempat menggelar upacara pengibaran bendera Bulan Bintang di pekarangan makam Sultan Malikussaleh Aceh Utara ,pengibaran bendera Bulan Bintang ini memang sulit mendapatkan informasi sehingga sebahagian masyarakat kehilangan lokasi ini .
Selain itu para mantan Kombatan GAM juga menggelar doa bersama di kantor Partai Aceh Samudera Geudong Aceh Utara , juru bicara Kommitte Peralihan Aceh atau KPA ,mengatakan pada dasarnya pengibaran Bendera menjadi penting karena , merupakan hasil Perdamaian yang telah di sepakati bersama antara Pemerintah Indonesia dan GAM di Helsinky Finlandia .
Perdamaian di Aceh telah lebih lima belas tahun namun di sebutkan hanya pihak GAM saja yang mematuhi ini , di tandai dengan pemotongan senjata GAM ,selain itu seharusnya Pemrintah Indonesia merealisasi seluruh butir butir kesepahaman MoU yang telah di tandadangani bersama , saat ini pihak KPA menilai Indonesia mulai mempermainkan Perdamaian Aceh “ kami saat ini mulai terkhiananti dengan perjanjian damai ,Tujuh belas tahun lalu kita telah sepakat berdamai antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka maka oleh karena itu dalam momentum 46 tahun Milad Gerakan Aceh merdeka memberi catatan penting untuk pemerintah republik indonesia atas perjanian mou helsinky itu sendiri dan masih banyak yang belum selesai salah satunya yang paling sakral terhadap kita ini adalah pengibaran bendera Bulan Bintang ,karena bendera Bulan Bintang itu merupakan salah satu Poin penting dalam perjanjian damai sebagai kekhususan bagi Rakyat Aceh , dan berharap catatan penting ini bagi pemerintah indonesia , jangan mou helsinki itu di khianati dan saat ini merasa mulai terkhianati sebut juru bicara kpa wilayah pasee m joni .
KPA luar negeri akan bawa Pemerintah Indonesia kembali ke meja perundingan
sementara itu Ketua KPA luar negeri teuku Emi Syamsumi alias Abu Salam sangat menyesali saikap aparat Kepolisian Indonesia di aceh “ walaupun menurut Kapolda itu hanya mengamankan namun kita KPA tidak perlu mengamankan seperti itu ,saya sendiri selaku ketua KPA Luar Negeri yang kini telah terbentuk di delapan negara di Kanada , Jepang , Malaisia ,Brunai ,Thailand ,Australia dan di kawasan Eropa lainnya sangat menyesalkan pada Pemerintah Pusat ,kita yang telah berdamai delapan belas tahun ,kalau terjadi terus menerus kepada kami ini , Aceh , terlihat tidak sepaham lagi dan kami tidak segan segan membawa persoalan ini ke ranah Peradilan Internasional ,dan kami akan somasi Crisis Management Initiative CMI untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah terjadi terhadap perdamaian ini . sudah sejauh ini Inidonesia tidak punya niat menyelesaikan perkara aceh termasuk kewenangan yang telah di ajukan juga di cabut pada 2012 lalu ,saat ini menurut Abu Salam pihaknya tinggal menunggu perintah atasan ,KPA Luar Negeri akan maju terus kembali ke perundingan , pihanya telah menyusun dan mempersiapkan beberapa Pengacara Khusus untuk mengadili Indonesia di Mahkamah Internasional tegas Abu Salam .
sementara itu hari ini kepolisian lhokseumawe menurunkan 540 personil Aparat Keamanan gabungan untuk mengamankan kegiatan Doa bersama , sempat dipertanyakan keberadaan Aparat yang dinilai melampoi batas namun Kapolres Lhokseumawe menyatakan , ini tidak berlebihan dan pihaknya wajib menjamin keamanan Rakyatnya sehingga tidak timbul hal hal yang tidak di inginkan “ bila terjadi apa apa terhadap mereka siapa tanggung jawab ,dila terjadi aksi Kriminal ini akan dinilai buruk terhadap pihak Keamanan , anda lihat sampai jam segini situasi kan aman semoga aman ya “ tegas kapolres lhokseumawe akbp henki ismanto di hadapan wartawan usai kegiatan doa bersama .(SM)
