Pemilu Raya SDIT Az-Zahra 1 Sragen, Pesta Rakyat Sejak Dini

SRAGEN – Masa normal sudah bisa dinikmati setelah pasca pandemi selama dua tahun lebih, banyak menyita tenaga dan pikiran peserta didik, guru dan sekolah agar di masa pandemi pendidikan terhadap anak tidak berkurang kualiitasnya, tetapi kenyataannya dia tahun belajar di masa pandemi dan secara daring sangat sangat mempengaruhi proses belajar anak dan kualitas juga berkurang.

“Bagi saya mungkin akademik jika berkurang atau turun kualitas masih hal yang wajar dan masih bisa dikejar, tetapi apabila mental karakter anak anak, baik mental spiritualnya, mental akhlaqnya, sopan santunnya dan adab adab islaminya turun dan bahkan hilang, ini akan sangat bahaya bagi proses perkembangan peserta didik dalam kehidupan masa yang akan datang,” demikian ungkap Staf Kesiswaan SDIT Az-Zahra 1 Sragen, Ustadz MH Isnaeni kepada media ini melalui pesan tertulisnya, Jum’at (15/07/2022).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, untuk memperbaiki karakter peserta didik tidak butuh waktu yang pendek, tapi waktu yang lama dan harus kompak, bersama-sama satu gerakan, satu frekuensi membuat program pembentukan karakter peserta didik.

“Alhamdulillah, dalam rangka itu, kami dari Kesiswaan SDIT Az-Zahra 1 Sragen terus berupaya melakukan terobosan-terobosan program-program yang berbasis karakter. Salah satu adalah MPLS Bagi siswa baru, pembiasaan karakter selama 3 hari, sebelum anak-anak mulai pembelajaran secara normal,” terangnya.

Pembiasaan karakter, lanjut dia, dimulai dari tanggal 13-15 Juli 2022. Yang dibagi menjadi dua bagian atau dua kelompok. Kelompok 1 adalah bagi anak-anak kelas 1 sampai 3, kelompok 2 adalah bagi anak-anak kelas 4-6.

Dijelaskannya, untuk kelas 1-3 lebih kepada penanaman adab kebiasaan sehari hari, adab yang paling dasar, misalkan adab ke toilet, adab dengan guru, adab makan dll. Sedangkan kelas 4 sampai 6, lebih kepada penguatan karakter, mengulang-ulang materi-materi adab. Baik adab-adab berbicara, adab dengan guru, teman, adab ke toilet, adab di masjid , dll.

Masih terang dia, kegiatan pembiasaan karakter diakhiri dengan kegiatan yang spektakuler yaitu PEMILU RAYA memilih Capres dan Cawapres masing-masing kelas. Untuk kelas 2-3 langsung dipilih bersama di dalam kelas bersama wali kelasnya. Tetapi khusus kelas 4-6 dipilih secara langsung oleh siswa.

“Sebelum anak-anak memilih capres dan cawapres, setelah itu ada jeda untuk mengkampanyekan calonnya, kemudian sebelum pemilihan juga diadakan sosialisasi tata cara pemilihan,” sebut Ustadz MH Isnaeni.

Kemudian dalam sambutan kepala sekolah yang diwakili Ustadz Triyanto, mengatakan bahwa pemilu ini diadakan dalam rangka mempersiapkan peserta didik untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Karena masa depan butuh pemimpin yang amanah, shidiq, tablig dan fathonah, pemimpin yang jujur, pemimpin yang banyak kebaikan, empati dan pemimpin yang menyampaikan kebenaran,” katanya dalam sambutan.

Ustadz Triyanto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia pemilu, KPU Azahra, KPPS dan team sosialisasi pemilu.

Sementara dalam lain kesempatan, Team Pemilu, Ustadz MH Isnaeni selaku Staf Kesiswaan, memberikan sosialisasi tentang tujuan dan target pemilu hari ini.

“Pemilu raya hari ini diharapkan bersama-sama dapat membentuk karakter anak-anak menjadi pemimpin yang baik, cara memilih pemimpin dan hati-hati dalam memilih pemimpin.” katanya.

Ustadz Isnaeni juga menyampaikan pentingnya menghargai perbedaan, merawat persatuan dan jiwa nasionalisme dalam diri anak-anak.

Dalam Pemilu Raya tahun 2022 ini juga disediakan fasilitas yang hampir sama dengan pemilu-pemilu yang biasa dilakukan, seperti disediakan bilik suara, kotak suara, kartu suara, formulir C1 untuk merekap hasil pemungutan. Pemilu ini dilakukan secara serentak, bersama-sama baik pemilihan dan penghitungan suara serta diawali dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Kami selaku panitia Pemilu Raya, semoga kegiatan pemilu ini mampu melahirkan jiwa nasionalis. Melahirkan pemimpin yang baik di kelasnya masing-masing. Alhamdulillah sudah terpilih 15 presiden dan wakil presiden di setiap kelasnya. Semoga bisa menjalankan amanah dan program-program kerja selanjutnya,” ucap syukurnya.

“Semoga SDIT Az-Zahra mampu menghasilkan generasi pemimpin yang terbaik untuk masa depan bangsa dan negara,” demikian harap Ustadz MH Isnaeni.

Pos terkait