Banda Aceh, Sipnews.id Humas Dinsos – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pembinaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen ini tercermin dalam pertemuan koordinasi antara Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM, M.KM dan jajaran Polda Aceh di Banda Aceh, Rabu (1/4/2026)
Pertemuan tersebut Kadinsos Aceh yang didampingi Sekretaris Dinas Sosial Aceh serta perwakilan Polda Aceh, Kompol Ichsan dari Biro SDM. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merancang program pembinaan terpadu bagi personel Polri dan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas rencana pelaksanaan pelatihan dan pembinaan selama dua pekan di SPM Seulawah. Program ini akan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, baik personel kepolisian maupun masyarakat yang membutuhkan pembinaan sosial.
Komposisi peserta dirancang sekitar 60 persen dari masyarakat umum dan 40 persen dari individu yang memiliki permasalahan hukum. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pembinaan yang inklusif sekaligus menjadi sarana rehabilitasi sosial melalui pelatihan keterampilan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai keagamaan berbasis pesantren.
Pembinaan akan dilaksanakan dengan pendekatan kehidupan pesantren selama dua minggu guna menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Model ini dinilai efektif dalam mendorong perubahan perilaku positif serta memperkuat reintegrasi sosial peserta di tengah masyarakat.
Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan formal kerja sama. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan program sosial, termasuk penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) secara lebih terpadu.
Salah satu fokus kerja sama adalah penanganan pengemis dan gelandangan yang selama ini terjaring razia. Ke depan, penanganan tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga diiringi pembinaan dan rehabilitasi sosial secara berkelanjutan.
Budi Afrizal menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Aceh dalam memperkuat sinergi lintas sektor.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan solusi yang lebih humanis terhadap berbagai persoalan sosial di Aceh. Pembinaan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kompol Ichsan mengatakan program tersebut diharapkan menjadi model pembinaan terpadu yang mampu meningkatkan kapasitas personel Polri sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Aceh bersama Polda Aceh optimistis dapat menghadirkan program pembinaan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tertib, dan berdaya.(R.Hms)
