Even Hari Jadi Pidie Jaya Memperkenalkan Budaya dan Pembangunan yang Tercapai

Even Hari Jadi Pidie Jaya Memperkenalkan Budaya dan Pembangunan yang Tercapai

Pidie Jaya, SIPNEWS.ID – Pembukaan Peringatan Hari Jadi Pidie Jaya ditandai dengan Menabuh Rapai, yang dilakukan oleh Asisten II Sekda Aceh, Ir. Mawardi, mewakili Pj Gubernur Aceh, Bupati Pijay H. Aiyub Bin Abbas, Wabup Pijay Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) H. Aiyub Bin Abbas, mengungkapkan, Pemkab Pidie Jaya berkomitmen, menjadikan even memperingati Hari Jadi Pidie Jaya, untuk memperkenalkan budaya dan pembangunan yang telah tercapai selama sepuluh tahun terakhir di Kabupaten Pidie Jaya.

Hal tersebut diungkap Bupati Pijay saat memberi sambutan pada peringatan hari jadi Kabupaten Pidie Jaya ke 16, yang dipusatkan di pantai wisata islami Trienggadeng, Jum’at malam (16/6.2023).
“Kegiatan ini, sebagai ajang untuk menampilkan nilai-nilai sejarah dan tradisi mulai dari pagelaran karya seni hingga jajanan tradisional yang khas Pidie Jaya,” sebut Bupati Pijay.

Hari jadi Kabupaten Pidie Jaya ke-16 yang bertemakan “Pidie Jaya Nanggroe Japakeh, Nanggroe Teuleubeh Keuneubah Ulama”, dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 21 Juni 2023, yang ikut dimeriahkan oleh seluruh desa dalam kabupaten setempat.

Peringatan HUT Pidie Jaya tersebut dibuka oleh Pj. Gubernur Aceh, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. Mawardi.
Dalam sambutannya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, mengutarakan, di usia yang tergolong masih muda, Kabupaten Pidie Jaya telah mampu memperlihatkan berbagai prestasi yang membanggakan. Seperti halnya menjadi lumbung pangan terbesar di Provinsi Aceh, yang mampu memproduksikan gabah hingga mencapai 90 ton pertahunnya.

“Pidie Jaya tercatat sebagai salah satu pusat lumbung pangan di wilayah Aceh dengan produksi padi mencapai 90 ribu ton per tahun. Tidak bisa dipungkiri, pertanian dan perkebunan merupakan sektor paling dominan di wilayah ini, hal itu terbukti dari kontribusinya yang mencapai 67 persen terhadap produk domestik regional bruto Pidie Jaya,” jelas Mawardi.

Prestasi lain yang ditorehkan Kabupaten Pidie Jaya di bawah Kepemimpinan Bupati Aiyub Abbas dan Wakil Bupati Said Mulyadi adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem yang mencapai 2,89 persen.

Di mana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan ektrem di Pidie Jaya tahun 2021 capai 7,26 persen. Namun hanya dalam kurun waktu 12 bulan mampu diturunkan menjadi 4,37 persen.

“Pencapaian ini cukup membanggakan karena tingkat penurunannya cukup signifikan. Kita berharap target untuk mencapai tingkat kemiskinan ekstrem 0 persen pada tahun 2024 dapat diwujudkan di Pidie Jaya,” katanya.

Selain itu, diakhir sambutannya, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Sekdaprov Aceh, menyampaikan apresiasi atas capaian yang didapatkan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya selama ini. “Jadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ke 16 sebagai momentum bagi jajaran Pemkab Pidie Jaya dan masyarakat setempat, sebagai ajang evaluasi sekaligus ajang untuk terus maju dan bangkit, Pidie Jaya teruslah berjaya,” sebut Mawardi.

Pembukaan dimulainya event memperingati HUT Pidie Jaya ke-16 ditandai dengan menabuh Rapai oleh Bupati Pijay H Aiyub Bin Abbas dan Wakil Bupati Pidie Jaya H. Said Mulyadi bersama sejumlah Forkompinda plus Pidie Jaya, dan juga Asisten II Sekdaprov Aceh, Ir. Mawardi, yang saksikan oleh ribuan warga masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk melihat secara dekat berbagai macam pertunjukan dalam rangka memeriahka Hari Jadi Pidie Jaya tahun 2023.

Pada malam tersebut juga dimeriahkan dengan kesenian Rapai Geleng dari Gampong Meunasah Balek Meureudu, dan juga berbagai kesenian tradisional lainnya, diantaranya tari teumampoe dan tari peu mulia jamee dan kesenian lainnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh pencetus Pidie Jaya, dan juga turut dihadiri oleh anggota DPR Aceh, DPRK Pidie Jaya, mantan Bupati, Pj Bupati, Ketua Parpol, Kepala SKPK, Instansi Vertikal, Camat, Keuchik, para Rektor Perguruan Tinggi, Ketua OKP/Ormas, BUMN, BUMD, BMUG dan juga tamu undangan lainnya.(din/ba)

 

Pos terkait