ACEH BARAT DAYA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memicu banjir parah di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Bencana ini menenggelamkan permukiman warga dan melumpuhkan total akses Jalan Nasional di kawasan tersebut.
Banjir dilaporkan mulai menerjang kawasan permukiman pada pukul 06.00 WIB, disusul dengan luapan air kedua yang terjadi pada pukul 08.00 WIB.
Ketinggian air bervariasi, namun pada titik-titik terdalam di area permukiman, tinggi air diperkirakan mencapai lima meter.
Selain merendam rumah-rumah warga, luapan air juga memutus akses lalu lintas penghubung utama.
Ruas Jalan Nasional di Kecamatan Babahrot tergenang air setinggi satu meter, membuat kendaraan dari kedua arah lumpuh total dan tidak dapat melintas.
Di tengah kondisi jalan yang terputus, sejumlah pengendara dilaporkan nekat menerobos genangan air hingga berujung nahas akibat tersapu derasnya arus.
Dalam insiden tersebut, dua orang berhasil menyelamatkan diri secara mandiri, sementara satu orang lainnya sempat terbawa arus air bah.
Marga setempat segera merespons insiden tersebut dengan melakukan pencarian darurat.
Setelah proses pencarian berlangsung selama kurang lebih satu jam, korban yang terseret arus akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama lantaran kelelahan dan terlalu banyak menelan air saat berjuang menghadapi arus.
Menyusul insiden ini, masyarakat dan pengguna jalan diimbau keras untuk menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif.
Warga dilarang memaksakan diri menerobos jalan yang tergenang, terutama di titik-titik dengan arus berkecepatan tinggi, guna mencegah terulangnya insiden serupa.
