BRIN Gaet VIB-H: Inovasi AI Karya ASN Aceh Siap Revolusi Teknologi Inseminasi Buatan Nasional

BRIN Gaet VIB-H: Inovasi AI Karya ASN Aceh Siap Revolusi Teknologi Inseminasi Buatan Nasional. Foto: IST

Sipnews.id|JAWA BARAT – Indonesia selangkah lagi memasuki era baru teknologi reproduksi ternak.

Visual Inseminasi Buatan Hendra atau VIB-H, inovasi strategis berbasis Artificial Intelligence (AI) karya ASN Aceh Hendra Saputra, kini resmi mendapatkan dukungan penuh dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Bacaan Lainnya

Momentum ini menjadi titik krusial dalam upaya percepatan modernisasi peternakan nasional berbasis teknologi cerdas.

Kabar baik tersebut diumumkan Hendra setelah melakukan audiensi di kantor BRIN, Jalan Raya Bogor, Jumat (14/11/2025).

“BRIN sangat menyambut positif inovasi VIB-H dan siap berkolaborasi untuk pengembangannya,” ujar Hendra mengutip pernyataan Dr. drh. Santoso, M.Si, Kepala Pusat Riset Peternakan BRIN.

BRIN menegaskan bahwa mereka telah menyiapkan peneliti, laboratorium, serta dukungan riset strategis untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam VIB-H—sebuah fitur unggulan yang menjadikan alat ini pionir dalam sistem inseminasi buatan modern.

Pertemuan tersebut juga dihadiri para pakar peternakan nasional seperti Prof. Dr. drh. Herdis M. Si, Ir. Tri Puji Priyanto, M.Agr.Sc., Ph.D, serta Dr. Fitra Aji Pamungkas, S.Pt., M.Si, yang menilai VIB-H sebagai lompatan besar menuju teknologi peternakan presisi di Indonesia.

“Penyematan AI pada VIB-H adalah nilai strategis dan menjadi terobosan baru dalam modernisasi teknologi peternakan Indonesia,” jelas Hendra.

VIB-H telah bersertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kemenkumham RI.

Alat ini dilengkapi kamera dan aplikasi pemantau real-time yang memungkinkan proses inseminasi buatan dilakukan lebih akurat, terukur, dan efisien melalui visualisasi posisi spermatozoa di serviks ternak.

Dikembangkan sejak 2020, VIB-H menjadi solusi modern untuk meningkatkan tingkat keberhasilan inseminasi buatan, sekaligus menekan kerugian reproduksi ternak di tingkat peternak.

Hendra yang kini menjabat sebagai Kepala UPTD Balai Inseminasi Buatan dan Inkubator Dinas Peternakan Aceh, dikenal sebagai ASN inovatif.

Beberapa karyanya telah digunakan luas, termasuk Mesin Press Jerami Portabel, Mesin Pencacah Rumput Paruh Angsa, dan Mesin Potong Rumput Portabel.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, khususnya Sekretaris Daerah Aceh, atas dukungan konsisten terhadap setiap inovasi yang ia kembangkan.

Pos terkait