Pang Ucok Bahas Reforma Agraria dan Kesejahteraan Rakyat di DPRD Sumut

Anggota Komisi VII DPR Aceh Pang Ucok bersama anggota DPRD Sumatera Utara. Foto: Sipnews.id

SIPNEWS.ID, Medan — Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf Pang Ucok SH, melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, Kamis, (26/06/2025).

Agenda utama kunjungan ini adalah membahas mekanisme retribusi reforma agraria serta pengelolaan sumber daya agraria yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Pang Ucok menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mendorong kebijakan agraria yang adil dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat adat dan petani kecil.

“Pengelolaan agraria tidak boleh berhenti pada redistribusi lahan saja. Ia harus menjadi gerakan berkelanjutan yang menjamin keadilan ekonomi dan ekologi,” kata Yusuf di hadapan jajaran Komisi A DPRD Sumut.

Ia menyebut, banyak praktik baik yang bisa diadopsi dari Sumatera Utara, terutama dalam konteks kemitraan masyarakat dengan negara serta model-model retribusi agraria yang memberi dampak langsung ke rakyat.

“Aceh perlu menata ulang relasi agrarianya, agar tidak terjadi stagnasi dalam distribusi manfaat,” ujarnya.

Menurut Pang Ucok, persoalan agraria di Aceh hari ini bukan hanya soal tanah, tapi juga pengelolaan hasil bumi, keterlibatan masyarakat dalam perumusan kebijakan, serta penguatan kelembagaan lokal.

Karena itu, ia mendorong agar dialog antar-daerah diperluas dan diperkuat dalam kerangka reforma agraria nasional.

Sementara itu, perwakilan DPRD Sumatera Utara menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka menilai forum koordinasi lintas provinsi semacam ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan regulasi agraria yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat akar rumput.

Kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari langkah diplomatis Fraksi Partai Aceh dalam mengonsolidasikan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang bertumpu pada penguatan hak-hak agraria rakyat di daerah.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi pintu awal kerja sama yang lebih erat dalam isu-isu strategis lintas provinsi, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tutup Pang Ucok.

Pos terkait