Pidie Jaya, 7 Desember 2025 – Bencana Banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera mengakibatkan rusaknya infrastruktur, fasiltas umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa.
Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sekaligus penyaluran bantuan bagi korban musibah banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (7/12/2025).
Tim dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK diterima oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan didampingi oleh Wakil Bupati beserta jajarannya. Bupati mnyampaikan ucapkan Terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Universitas Syiah Kuala, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan bagi korban banjir di Pidie Jaya.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian civitas akademika FEB USK terhadap bencana yang melanda masyarakat Aceh pada 26–28 November 2025 lalu.
Bantuan yang disalurkan Departemen Manajemen FEB USK difokuskan pada kebutuhan dasar dan penunjang kesehatan masyarakat terdampak. Paket bantuan yang dibawa meliputi: Obat gatal, salep, bedak gatal, balsem, minyak kayu putih/freshcare; Perlengkapan hygiene kit seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, dan sampo; Makanan ringan seperti roti dan biskuit; Air mineral dalam kemasan; Paket kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, gula, air mineral, makanan ringan, dan obat-obatan serta sejumlah perlengkapan shalat.
Seluruh bantuan didistribusikan kepada warga terdampak banjir dengan tetap memperhatikan aspek pemerataan dan prioritas kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan ibu-ibu melalui posko induk pemkab Pidie Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan BPBD Pidie Jaya, serta mendapat dukungan pengamanan dan fasilitasi lapangan dari Danden Gegana, Plt Kepala Dinas Sosial, serta keterlibatan aktif mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen USK. Sinergi ini membuat proses asesmen kebutuhan, pengiriman, hingga penyaluran logistik kepada masyarakat berjalan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.
Ketua rombongan PKM Departemen Manajemen FEB USK, Prof. Dr. Mukhlis Yunus, M.S., menegaskan bahwa keberangkatan tim ini merupakan kombinasi antara misi kemanusiaan dan misi edukasi. “Sejak awal kami merancang kegiatan ini agar dosen dan mahasiswa bisa turun langsung melihat kondisi riil di lapangan, berinteraksi dengan warga, sekaligus belajar bagaimana mengelola respon bencana secara terencana. Kami berharap bantuan yang kami bawa dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Pidie Jaya, dan pada saat yang sama menumbuhkan empati serta tanggung jawab sosial di kalangan civitas akademika FEB USK,” ujarnya.
Kepala Departemen Manajemen FEB USK, Dr. A. Sakir, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. “Sebagai bagian dari civitas akademika USK, kami merasa terpanggil untuk hadir di tengah masyarakat saat mereka mengalami musibah. Melalui PKM ini, kami ingin menunjukkan bahwa ilmu manajemen tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dr. A. Sakir juga menambahkan bahwa keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian berkelanjutan terhadap isu-isu kemanusiaan dan kebencanaan di Aceh.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK, Prof. Dr. Faisal, M.Si., M.A., memberikan apresiasi atas inisiatif Departemen Manajemen. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan arahan pimpinan universitas. “Seperti arahan pimpinan, khususnya Rektor, USK harus bergerak membantu dan berkontribusi di tengah masyarakat. Departemen Manajemen telah menerjemahkan arahan tersebut dengan sangat baik melalui aksi cepat tanggap untuk korban banjir di Pidie Jaya. Ini adalah contoh konkret bagaimana fakultas dan departemen bisa menjadi perpanjangan tangan universitas dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ungkapnya. Lebih jauh, Prof. Faisal menekankan bahwa kegiatan semacam ini juga sejalan dengan visi FEB USK untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter kepemimpinan yang kuat.
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyambut positif inisiatif yang dilakukan Departemen Manajemen FEB USK. “Saya sangat mengapresiasi langkah Departemen Manajemen FEB USK yang dengan sigap turun membantu masyarakat Pidie Jaya. Universitas Syiah Kuala bukan hanya pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam merespons persoalan-persoalan kemanusiaan di Aceh. Kiprah seperti ini menunjukkan bahwa USK benar-benar hadir dan relevan bagi masyarakat,” tegasnya.
Prof. Marwan juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi unit-unit lain di lingkungan USK untuk memperkuat program pengabdian yang responsif terhadap kondisi sosial dan bencana di daerah. “Kita ingin budaya peduli dan bergerak cepat ini terus hidup di kalangan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak, serta menjadi amal jariah bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Keterlibatan mahasiswa Doktor Ilmu Manajemen USK dalam kegiatan ini tidak hanya membantu dari sisi teknis penyaluran, tetapi juga dari sisi pendataan dan evaluasi. Mereka turut mengumpulkan informasi lapangan terkait kebutuhan masyarakat pasca banjir sebagai bahan masukan bagi perencanaan program lanjutan dan kemungkinan penguatan kebijakan penanggulangan bencana berbasis data. Di sisi lain, BPBD Pidie Jaya dan jajaran terkait menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan kontribusi FEB USK. Kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana.
Melalui kegiatan PKM dan penyaluran bantuan ini, Departemen Manajemen FEB USK menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada saat-saat kritis pasca bencana. Departemen juga membuka ruang kerja sama lanjutan untuk program pendampingan, edukasi manajemen kebencanaan, pengelolaan keuangan keluarga pasca-bencana, hingga penguatan usaha kecil masyarakat terdampak. Kegiatan “PKM Departemen Manajemen FEB USK Peduli Bencana” ini diharapkan menjadi langkah awal dari rangkaian program pengabdian berkelanjutan, sehingga keberadaan FEB USK tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh secara luas.







