RAGUSA Aceh Adakan Nobar Debat Capres yang ke 2

Banda Aceh- Relawan Ganjar Sumatera (RAGUSA) Aceh adakan lagi kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Debat Cawapres Sesi 3 dan Diskusi Publik.

RAGUSA Wilayah Aceh kembali mengadakan kegiatan Nobar Debat Cawapres di Posko RAGUSA Aceh Lampriet, Banda Aceh pada Minggu/7 Januari 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

“ni merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan diawal tahun 2024, setelah sebelumnya pada tanggal 1 Januari 2024 yang lalu, melalui Malahayati Vision, lembaga diinisiasi oleh RAGUSA Aceh ikut serta dalam mendukung kegiatan Peringatan hari lahirnya Laksamana Malahayati di Taman Budaya Aceh yang diadakan oleh Majelis Seniman Aceh (MASA),” ungkap Kordinator RAGUSA, Baron Laksamana.

lanjut Baron, Atas dasar semangat tersebut dalam rangka memperingati hari ibu pada tanggal 22 Desember 2023 lalu, Nobar Debat Capres sesi 3 ini di dedikasikan untuk para perempuan Aceh.

“dengan semangat hari lahirnya Laksamana Malahayati dan hari ibu kami mempersembahkan acara Nobar Debat Capres sesi 3 ini kepada para perempuan Aceh, sehingga seluruh pelaksana dan pengisi acara yang terlibat adalah Perempuan, karena itu Nobar debat Capres ini kami beri sub tema para Capres dalam perspektif perempuan Aceh,” lugasnya.

Adapun yang menjadi narasumber Evi Narti Zain, penggiat HAM Aceh dan Marini pemerhati Pemilu dari APD Indonesia. dan moderator/host diskusi publik ini adalah Siti Farika seorang podcaster dan anggota dari Komunitas berucap.id.

“kegiatan Nobar yang diselingi dengan kegiatan diskusi publik ini diharapkan akan lebih membuka pemahaman para pemilih perempuan dalam melihat visi dan misi para Capres sehingga saat menentukan pilihan nantinya benar-benar memilih secara rasional bukan memilih secara emosional,” katanya.

Dihadiri juga oleh unsur Presma USK, beberapa komunitas Relawan Ganjar Mahfud di Aceh diantaranya, Sahabat Inti Ganjar Pranowo (Sigap Aceh), Forum Aceh untuk Ganjar Pranowo (FAUGP), Projo Ganjar Aceh, Garis Nusantara (Garista Aceh) selain itu juga dihadiri oleh rekan-rekan dari Partai Hanura Aceh dan PDI-Perjuangan Aceh.

Acara Nobar yang berlangsung cukup meriah ini ditutup dengan hiburan berupa penampilan musik akustik dan pembacaan puisi yang lagi-lagi melibatkan perempuan sebagai penampil musik dan puisi.

Pos terkait