Maulid Nabi Tidak Berbatas Waktu, Rayakan Setiap Waktu

Gambar Gravatar

Maulid Nabi Tidak Berbatas Waktu, Rayakan Setiap Waktu

Banda Aceh, SIPNEWS.ID – Memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad S.A.W, telah menjadi tradisi yang melekat di tengah masyarakat Aceh. Di Aceh, merayakan dan memperingati maulid Nabi tidak perlu melihat waktu. Setiap hari jika dimungkin, masyarakat berkehendak menyambutnya.

Bacaan Lainnya

Kenyataan ini yang membedakan Aceh dengan daerah lainnya, maulid menjadi ajang silaturrahmi. Disamping tetap mengutamakan peringatan kelahiran Nabi Besar Muhammad S A.W, yang biasanya diwujudkan lagi dengan pengajian dan dakwah di malam harinya.

Maulid

Dua hal yang jadi kewajiban kita, memperingati Maulid Nabi dan bersilaturrahmi. Sedangkan yang lain, biar jadi tugas orang lain. Ungkap Irfan Sofni tamu yang hadir dalam acara Maulid Dayah Nidhamul Fata di Lamlagang Banda Aceh, 9 Januari 2022.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Teungku Adek panggilan akrab Teungku Haji Adek Zumirta Cek Wod PM, Pimpinan Dayah Nidhammul Fata kepada Reporter media ini sebelum acara dimulai beberapa waktu lalu.

Menurut Teungku Adek, dengan adanya Dayah Nidhammul Fata ini di lingkungan Lamlagang Banda Aceh dan acara-acara maulid seperti ini “mampu menyatukan ummat” di akhir zaman yang penuh tantangan. Ungkapnya beberapa waktu lalu.

Memang terbukti, di hari Minggu tanggal 9 Januari 2022. Reporter menyaksikan betapa masyarakat di di seputar kota Banda Aceh dan sekitarnya , seakan bertemu kembali setelah sekian lama saling tidak ketemu. Seperti Irfan Sofni salah satu Banker warga Aceh, betapa rindu bisa ketemu dengan teman lamanya dalam acara maulid ini. Ungkap Irfan Sofni.

Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal yang kali ini bertepatan dengan Sabtu, 19 Oktober 2021. Artinya ini telah memasuki bulan ke tiga maulid, lazimnya di Aceh diperingati hingga bulan ke empat. Kata Mansur juga tamu hadirin.

Sejarah Maulid Nabi merupakan perjalanan penting dalam kehidupan Rasulullah dan juga agama Islam. Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah.

Menurut riwayat, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Namun, pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal.

Dari informasi yang diterima Reporter, malam ini rencana di isi dengan ceramah Habib Al-Qadri yang datang dari Jakarta. (Tim).

Pos terkait