Misteri Jembatan Pango Bagai Monumen Puntong 

Gambar Gravatar

Misteri Jembatan Pango Bagai Monumen Puntong

Banda Aceh, SIPNEWS.ID – Pembangunan Jembatan Pango meski “penuh misteri”, telah kembali dianggarkan tahun anggaran 2022 namun masih simpang siur. Apakah ini akan menjadi muntah lagi atau tidak, apa penyebab terlantarnya pembangunan jembatan pango jugs belum terungkap?.

Bacaan Lainnya

 

Salah satu warga Banda Aceh mengirimkan whatSharp ke reporter dan menganggapnya, jembatan Pango sebagai Monumen Puntong di batas kota Banda Aceh, telah belasan tahun ditelantarkan. Sebut warga tersebut.

 

Reporter secara terus menerus mencari informasi, akan misteri terkendalanya pembangunan jembatan Pango. Hingga 5 Desember 2022, reporter mendatangi ruang kerja Komisi IV DPRA di Banda Aceh.

 

Staf di komisi IV DPRA berusaha menghalangi, dan meminta wartawan agar tidak usah konfirmasi. Datangi aja ke PUPR, tanya secara pasti berapa anggaran yang diajukan mereka. Yang jelas tahun 2022 ini, ada dianggarkan malah lebih besar. Ungkapnya.

 

Saya kira memang tiap tahun dianggarkan tapi selalu saja ada kendala, biasa !, pasti ada “Toke” (Red. Tuan Tanah) yang menghalanginya. Tambahnya.

 

Pernyataan staf tersebut memang ada benarnya, namun dalam wawancara kami sebelumnya dibantah oleh Jamal Yunus Ketua Forum Ulee Kareng yang juga DPRA Periode 2004-2009. Tidak ada alasan !, sudah sekian lama dianggarkan kenapa tidak dilaksanakan. Kilah Jamal.

 

Kita harus merangkul tuan tanah (toke), jika mereka tidak mau “laksanakan saja”. Semua ada aturannya, apalagi ini proyek strategis. Nyatanya kami telah menghadirkan jalan Pango, tinggal DPRA sekarang lanjutkan “apa susahnya”. Ungkap Jamal Yunus seperti bertanya, saat itu beberapa waktu lalu.

 

Tanggal 8 Januari 2022, reporter mendatangi Dinas PUPR Aceh pada bidang Jalan dan Jembatan. Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Hasrizal Kurnia, ST. MT , tidak di tempat. Menurut ajudannya, Kabid sedang rapat di kantor Gubernur Aceh.

 

Lebih lanjut Ajudan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan (Putri) berusaha menjelaskan, “tidak ada dianggarkan” untuk Jembatan Pango setahu Putri, kalau ada saya pasti tahu. Dan meminta reporter kembali dilain waktu.

 

Reporter berkomunikasi hingga sore hari, Hasrizal Kurnia tidak kembali ke kantor pada 8 Januari 2022.

 

Rabu 12 Januari 2022 Reporter mencoba kembali ke PUPR, masih dihalangi Putri (ajudan Kabid Hasrizal Kurnia). Menurut Putri, Bapak ada tamu tidak bisa ditemui dan sudah saya sampaikan ke Bapak tapi tidak ada perintah lebih lanjut. Lagipun untuk jembatan pango anggaran APBN, kami tidak menganggarkan. Kata Putri meyakinkan reporter.

 

Dari cara menjelaskan keyakinan Putri saat menyampaikan klarifikasi kepada reporter media in, Putri benar-benar merasa bahwa apa yang disampaikannya memang sudah seizin atasan (mewakili kabid). Sehingga reporter untuk sementara, merasa klarifikasi misteri ini dihentikan dan pembangunan jembatan pango memang terlantar tidak lagi diurus oleh Pemerintah Aceh.

Sementara warga di lingkungan jembatan Pango (Hasbi) mengatakan, mungkin menunggu korban lagi baru di bangun. Dulu sudah pernah honda terjun. Ungkap Hasbi, 12 Januari 2022. (Tim).

Pos terkait