Jakarta, SIPNEWS.ID — Sekretaris Jenderal Prabowo Gibran Experience (PGX) Indonesia, Faisal Azani menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendampingi korban dugaan penganiayaan yang melibatkan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri.
Diketahui, Hasan Basri diduga melakukan pemukulan terhadap Muhammad Reza, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dalam sebuah insiden yang terjadi baru-baru ini. Korban disebut menerima pukulan beberapa kali hingga mengalami luka dan trauma akibat peristiwa tersebut.
Faisal Azani menilai respons cepat BGN dalam memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban merupakan bentuk komitmen lembaga tersebut terhadap perlindungan tenaga pelayanan publik, khususnya mereka yang bekerja di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami dari PGX Indonesia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Badan Gizi Nasional atas langkah cepat dan keberpihakannya terhadap korban. Kekerasan dalam bentuk apa pun, apalagi terhadap tenaga pelayanan publik, tidak bisa ditoleransi,” ujar Faisal Azani di Jakarta, Jumat (31/10).
Lebih lanjut, Faisal menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aparat atau petugas pelayanan publik merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan etika pemerintahan. Ia berharap kasus ini dapat diusut tuntas secara hukum agar memberikan efek jera serta memastikan perlindungan bagi seluruh petugas di lapangan.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional melalui pernyataan resminya juga mengecam keras tindakan penganiayaan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas.
“Kami mendukung penuh langkah hukum yang ditempuh BGN. Negara harus hadir melindungi setiap warga, terlebih mereka yang bekerja untuk kepentingan pelayanan publik,” tambah Faisal.
PGX Indonesia menyerukan agar seluruh aparat pemerintahan, baik di pusat maupun daerah, menjunjung tinggi profesionalisme dan menolak segala bentuk kekerasan dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.(R)







