Kemendikdasmen RI Pantau Revitalisasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Timur dan Kota Langsa

Aceh Timur, SIPNEWS.ID – Tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa. Kegiatan ini bertujuan memastikan proses perbaikan dan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Pemantauan dilakukan dengan meninjau langsung kondisi fisik bangunan sekolah, ruang kelas, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan belajar-mengajar yang mengalami kerusakan akibat banjir. Selain itu, tim juga mengevaluasi progres pekerjaan revitalisasi yang sedang berlangsung di sejumlah satuan pendidikan.

Bacaan Lainnya
Meninjau lokasi sekolah terdampak banjir bandang

Auditor Ahli Madya Kemendikdasmen RI, Budi Agung Prasetya, yang turut turun langsung ke lapangan, menyampaikan bahwa kehadiran tim pusat merupakan bentuk pengawasan dan komitmen pemerintah dalam memastikan program revitalisasi pascabencana dilaksanakan secara akuntabel dan sesuai kebutuhan riil sekolah.

“Kami ingin memastikan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak banjir ini berjalan sesuai ketentuan, tepat mutu, dan tepat waktu, sehingga sekolah dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman untuk kegiatan belajar-mengajar,” ujar Budi Agung Prasetya di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan, hasil pemantauan lapangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi kementerian guna mempercepat penyelesaian revitalisasi, sekaligus mengantisipasi potensi kendala teknis maupun administratif di lapangan.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran langsung tim Kemendikdasmen RI. Ia berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan lanjutan pascabencana, mengingat banyaknya fasilitas sekolah di Aceh Timur yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir.

“Kami berharap adanya bantuan dan percepatan penanganan pascabencana, karena dampak banjir telah merusak banyak fasilitas pendidikan. Pemulihan sekolah sangat penting agar proses belajar-mengajar segera kembali normal,” ujar Bupati Aceh Timur.

Hal senada disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Langsa, yang berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh sekolah terdampak. Pihaknya menilai banjir telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada ruang kelas, perabot sekolah, serta sarana pendukung pembelajaran lainnya.

“Kami berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, karena masih banyak fasilitas pendidikan di Kota Langsa yang membutuhkan perbaikan pascabanjir,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan Kota Langsa.

Program revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan di daerah terdampak bencana, sekaligus menjamin pemerataan dan keberlanjutan kualitas sarana pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.(R)

Pos terkait