Jakarta, SIPNEWS.ID – Pengusaha nasional asal Aceh, Faisal Azani bersama M. Fadlon menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ade Jona Prasetyo atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang berlangsung di Bandar Lampung. Ade Jona terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan mayoritas dari Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI se-Indonesia.
Faisal Azani menilai terpilihnya Ade Jona Prasetyo merupakan momentum penting bagi organisasi HIPMI untuk semakin memperkuat perannya dalam mencetak pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Saudara Ade Jona Prasetyo atas amanah besar yang diberikan oleh seluruh kader HIPMI. Kami percaya di bawah kepemimpinan beliau, HIPMI akan semakin maju, solid, dan mampu melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Faisal Azani.
Senada dengan itu, M. Fadlon menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru BPP HIPMI dapat memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.
Menurut keduanya, HIPMI memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi ekonomi nasional melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), digitalisasi bisnis, serta peningkatan kapasitas kewirausahaan generasi muda di seluruh daerah.
Faisal Azani dan M. Fadlon juga berharap kepemimpinan Ade Jona Prasetyo dapat menjadi perekat seluruh kader HIPMI dari pusat hingga daerah, sehingga organisasi semakin inklusif dan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi pengusaha muda Indonesia. Harapan tersebut sejalan dengan ajakan Ade Jona kepada seluruh kader HIPMI untuk bersatu dan bersama-sama memajukan organisasi setelah berakhirnya kontestasi Munas.
“Semoga HIPMI di bawah kepemimpinan Ade Jona Prasetyo terus menjadi rumah besar bagi para pengusaha muda Indonesia serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, dan memperkuat perekonomian nasional,” tutup Faisal Azani dan M. Fadlon.(r)


