MEDAN – Atlet biliar andalan binaan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Aceh Besar dan QUBE Billiard, Atip, sukses menorehkan tinta emas dan mengukir sejarah baru di kancah biliar regional.
Atip berhasil mencetak prestasi yang sangat membanggakan dengan meraih gelar Juara 1 dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 25 juta pada kejuaraan bergengsi yang diselenggarakan di 88 Social, Sumatera Utara, pada hari Minggu (04/10/2026).
Pencapaian luar biasa ini menjadi momen bersejarah yang sarat akan makna bagi kontingen daerah.
Sejak pertama kali terbentuk, baru kali ini POBSI Aceh Besar berhasil menembus kerasnya persaingan, mematahkan dominasi daerah lain, dan membawa pulang prestasi gemilang dari kejuaraan bergengsi di level tersebut.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata kebangkitan olahraga biliar di bawah komando kepengurusan Muhammad Raisul Akram, ST., sebagai Ketua POBSI Aceh Besar yang baru, yang terus berkomitmen memajukan kualitas atlet binaannya, Jumat (16/10).
Kemenangan gemilang Atip di Sumatera Utara ini membuahkan hasil ganda yang sangat strategis. Karena keberhasilannya menduduki takhta Juara 1, Atip secara resmi diganjar penghargaan berupa Golden Ticket yang memastikannya berhak untuk langsung bertanding kembali pada tanggal 27 Oktober mendatang.
Tiket emas ini menjadi kunci pembuka jalan menuju turnamen Open Handicap lanjutan yang memiliki gengsi dan level kompetisi yang jauh lebih tinggi.
Turnamen prestisius lanjutan yang akan menjadi panggung pembuktian Atip selanjutnya adalah “Rise of The Champions – 9 Ball Open Handicap Tournament”.
Kompetisi elite ini menawarkan total hadiah yang sangat fantastis dan menggiurkan bagi para pesertanya, dengan rincian hadiah utama (Champion) sebesar Rp 200.000.000, posisi Runner Up akan mendapatkan Rp 80.000.000, Semifinalis Rp 30.000.000, jajaran Top 8 Rp 16.000.000, jajaran Top 16 Rp 6.000.000, dan jajaran Top 32 berhak atas hadiah Rp 3.000.000.
Ajang pertempuran para kampiun biliar ini dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 25 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di Jl. Komp CBD Polonia Blok. AA No. Kavling 53 A, Suka Damai, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.
Seluruh pertandingan akan dihelat dengan standar profesional dan dimulai setiap harinya tepat pada pukul 12.00 WIB.
Pada turnamen yang sangat dinantikan ini, tantangan yang akan dihadapi Atip dipastikan jauh lebih berat dan menegangkan.
Ia akan beradu strategi dan ketangkasan dengan pebiliar-pebiliar kelas atas, baik jajaran atlet elite nasional maupun bintang internasional.
Pertarungan ini juga akan diramaikan oleh kehadiran para master biliar dari Filipina, negara yang selama ini diakui sebagai kiblat olahraga biliar dunia.
Format pertandingan pun dirancang sangat ketat dan menguras mental, terbagi dalam beberapa tahapan mulai dari Single Elimination hingga Double Elimination dengan sistem Race to 6 pada babak awal hingga Race to 9 di partai puncak.
Prestasi bersejarah yang telah diraih Atip ini langsung mendapat sorotan tajam dan apresiasi setinggi-tingginya dari berbagai pihak di jajaran pemerintahan dan keolahragaan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Besar, Bakhtiar, ST, M.Si., secara khusus memberikan pujian atas dedikasi, kedisiplinan, dan mental juara yang ditunjukkan Atip.
Apresiasi dan dukungan penuh ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat yang membara bagi Atip untuk terus mengasah kemampuannya jelang pertarungan sengit di “Rise of The Champions”.
Sinergi yang solid dari QUBE Billiard sebagai wadah pembinaan utama, serta visi progresif dari kepengurusan baru POBSI Aceh Besar, diharapkan akan terus melahirkan atlet-atlet biliar tangguh yang siap bersaing di kancah global pada masa depan.
Semoga ke depannya POBSI Aceh Besar semakin berjaya, terus mengukir prestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah.
Selamat berlaga kembali pada tanggal 27 nanti, Atip! Buktikan ketajamanmu di arena para juara!









